Ups, Keseringan Lihat Smartphone Bikin Bentuk Mata Berubah?

By On Rabu, Mei 2nd, 2018 Categories : Kesehatan Mata

Braito.co.id – Umumnya orang tahu jika benda yang memendarkan cahaya terang sebaiknya tak dilihat terlalu dekat. Televisi, monitor komputer, masing-masing memiliki radiasi cahaya. Untungnya, kita semua sudah teredukasi untuk tidak melihatnya dengan jarak yang sangat dekat.Ups Keseringan Lihat Smartphone Bikin Bentuk Mata Berubah - Ups, Keseringan Lihat Smartphone Bikin Bentuk Mata Berubah?

Tapi beda kasusnya dengan smartphone. Gadget ini juga memiliki layar yang memancarkan sinar terang. Namun karena ukurannya yang kecil dan harus dioperasikan dengan jemari tangan, sulit rasanya untuk tidak memandang lekat dengan jarak yang dekat layarnya. Ditambah lagi semakin banyak orang yang kecanduan smartphone.

Dari bangun pagi hingga beranjak tidur di malam hari, tangan tak pernah lepas dari perangkat komunikasi pintar ini. Tanpa disadari, mata terasa tak nyaman. Ini adalah pertanda terjadinya mata lelah atau mata kering akibat terlalu lama menatap layar smartphone. Bila hal ini terjadi, langsung gunakan 1-2 tetes Braito Tears, 2-3 kali sehari. Dengan formula Hydroxy Propyl Methyl Cellulose 0,3%, obat tetes mata terbaik ini dapat membantu menyejukkan juga mengembalikan kelembapan mata. Namun, bila sakit mata berlanjut, segera periksakan ke dokter mata terdekat.

Di sisi lain, ada sebuah fakta baru yang akan membuat Sahabat Braito mulai berpikir untuk tidak lagi memandang smartphone terlalu dekat. Dalam wawancaranya dengan Wired, ahli mata sekaligus pendiri PEEK Vision, Dr. Andrew Bastawrous, menegaskan bahwa smartphone bisa mengubah bentuk mata penggunanya. Bila desain mata berubah, seseorang bisa mengalami gangguan mata rabun dan lamur.

Ia mengatakan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir ini makin banyak orang jadi lebih cepat rabun. Dalam penelitiannya, orang-orang keturunan Asia mayoritas mengalami myiopia epidemic, atau mata lamur, yang terjadi karena ukuran bola mata membesar. Gangguan kesehatan mata ini berpotensi merusak penglihatan, seperti glaukoma atau permasalahan restina lainnya.

Sebagai contohnya, Bastawrous menggarisbawahi negara Singapura, di mana lebih dari 90 persen anak-anak sekolah terkena rabun, yang dikhawatirkan bisa berubah menjadi miopia.

“Hal tersebut terjadi lantaran orang makin banyak yang membaca dari jarak dekat, terutama dengan smartphone yang menjadikan mata lebih cepat rabun. Tentunya, kondisi ini juga didorong oleh hal lain, misalnya saja saat orang lebih sedikit menghabiskan waktu di luar ruangan,” jelas Bastawrous.

Tak hanya di Singapura, sebaiknya ini adalah peringatan bagi Sahabat Braito dan semua orang di Indonesia. Jangan biarkan dirimu atau anak-anak terbiasa dengan smartphone. Lebih baik mengajak mereka beraktivitas di luar ruangan, tanpa ada gangguan dari smartphone.

Ups, Keseringan Lihat Smartphone Bikin Bentuk Mata Berubah? | Admin | 4.5