Organ Mata dan Fungsinya, Bukan Sekadar Pelajaran Sekolah

By On Selasa, Mei 1st, 2018 Categories : Kesehatan Mata

Braito.co.id – Mata adalah organ tubuh yang sangat kompleks. Hampir semua makhluk hidup memilikinya sebagai kelengkapan dalam bertahan hidup di Planet Bumi. Indera penglihatan juga merupakan organ yang istimewa. Darinya, manusia bisa melihat dunia setelah mengirimkan sinyal ke otak untuk menggambarkannya.

Seperti sebuah kamera, di dalam bola mata terdapat beragam instrumen. Masing-masing memiliki fungsi sendiri-sendiri, untuk kemudian bekerja sama dan menghasilkan citra. Berkat mata, Sahabat Braito bisa mengintip sang gebetan, menolong sesama yang membutuhkan, serta meraih kesuksesan.

Begitu berjasanya mata bagi manusia, tak ada salahnya kalau lebih mengenal agar bisa semakin memahaminya. Berikut adalah organ-organ di dalam mata dan beragam fungsinya.

Sklera
Bila sedang berada di saat-saat romantis, saling berpandangan mata dengan si dia, apa yang Sahabat Braito lihat adalah sklera, yaitu selaput putih yang merupakan dinding dari bola mata. Untuk orang awam, sklera seperti terbuat dari bungkusan plastik. Namun sebenarnya terbuat dari jaringan-jaringan berserat. Tugas utamanya adalah untuk menjadi penjaga terluar dari organ-organ yang ada di dalam sklera tersebut.

Bila mudah berkedip, itu karena sklera diliputi oleh selaput lendir bernama konjungtiva yang membantu melumasi mata. Sklera terdiri dari tiga bagian, yaitu episklera, sklera proper, dan lamina fusca.

Kornea
Kornea berfungsi sebagai pembias cahaya dan mengatur banyaknya sinar yang masuk ke mata. Ia juga bertugas menutupi bagian depan mata, yaitu pupil, iris, dan ruang interior yang berisi cairan di dalam mata. Kornea terdiri dari lima lapisan epitel, bowman, stroma, membran descemet, dan endothelium. Salah satunya bertugas melindungi mata dari benda asing, yaitu epitel, yang merupakan lapisan sel yang menutupi kornea.

Iris
Di belakang kornea ada sebuah membran berbentuk cincin yang bernama iris. Fungsinya adalah untuk mengendalikan jumlah cahaya yang masuk ke retina. Iris akan mengatur besaran pupil sehingga menyaring banyaknya sinar yang masuk ke mata. Kalau boleh dibilang, iris ini memiliki fungsi yang mirip dengan lensa kamera. Bila cahaya terlalu terang, iris secara otomatis akan mengerut dan mengurangi ukuran pupil. Ketika berada di tempat minim cahaya, iris juga akan membesarkan pupil agar semakin banyak cahaya yang masuk dan mata bisa melihat di dalam kegelapan.

Pupil
Nah, seperti yang dibicarakan di iris tadi, pupil erat kaitannya dengan iris dan letaknya berada di tengah-tengahnya. Dalam kondisi terang, pupil akan mengecil, sementara di tempat gelap, organ ini akan membesar supaya menyerap cahaya semaksimal mungkin.

Lensa
Lensa memiliki fungsi sebagai pendukung pupil dalam memfokuskan cahaya ke retina. Organ ini terdiri dari tiga bagian, yaitu kapsul lensa, epitel lensa, dan serat lensa. Kapsul lensa merupakan lapisan transparan yang halus dan berada di bagian terluar. Epitel lensa beraga di antara kapsul dan serat lensa dan berfungsi menjaga stabilitas lensa. Sementara serat lensa memiliki fungsi untuk mendukung pertumbuhan lensa.

Vitreous Gel
Vitreous gel adalah cairan seperti jeli yang menempati rongga-rongga di belakang lensa dan depan retina. Vitreous gel ini memiliki unsur air, garam, gula, serta kolagen dan berfungsi agar bola mata tetap berbentuk bulat. Selain itu, gel juga berfungsi menahan retina di tempat dinding interior bola mata.

Saraf Optik
Saraf optik memiliki misi meneruskan informasi dalam bentuk visual dari retina ke otak. Pengiriman dilakukan dengan menggunakan impuls listrik. Bayangkan, Sahabat Braito, manusia sebenarnya memiliki listrik di dalam tubuhnya, lho.

Konjungtiva
Konjungtiva merupakan lapisan tipis yang membungkus bola mata secara keseluruhan. Organ ini berfungsi memroduksi pelumas yang digunakan agar mata tak mengalami kekeringan Selain itu, konjungtiva juga memiliki peran sebagai tameng yang melindungi mata dari serbuan benda-benda asing.

Koroid
Koroid adalah lapisan pembuluh darah yang membawa oksigen dan nutrisi untuk mata. Posisinya berada di antara retina dan sklera. Di dalamnya terdapat empat lapisan, yaitu lapisan haller, lapisan sattler, lapisan kapiler, serta membran brunch.

Retina
Yang terakhir adalah retina, berfungsi untuk menerima cahaya lensa yang telah difokuskan, kemudian mengubah bayangan menjadi sinyal saraf, untuk kemudian mengirimkannya ke otak. Retina melakukan proses terhadap cahaya yang masuk dengan fotoreseptor, sekaligus mengolah informasi dan mengirimkannya ke otak. Makanya, bila ada kerusakan pada retina, orang tersebut rentan mengalami buta permanen.

Bagaimana, Sahabat Braito? Sudah tahu betapa kompleksnya susunan mata manusia? Untuk itu jaga selalu agar tetap sehat karena susah untuk mencari gantinya bila mengalami kerusakan.

Organ Mata dan Fungsinya, Bukan Sekadar Pelajaran Sekolah | Admin | 4.5