19 Jul 2017

Yakin Posisi Layar Monitor Ideal Bagi Kesehatan Mata?

Tapi tak perlu khawatir, dengan beberapa langkah di bawah ini, kesehatan mata akan lebih terjaga.

Braito.co.id - Bagi kaum pekerja kantoran masa kini, ‘berpacaran’ dengan layar monitor bisa dilakukan seharian penuh. Apalagi kalau tugas sedang menumpuk dan menunggu untuk diselesaikan. Mata seperti tak bisa lepas darinya, mengingatkan Sahabat Braito ketika kencan pertama dengan dirinya, memandang lekat wajahnya.

Keseharian bersama layar monitor tak bisa dihindari, terlepas dari risikonya terhadap indera penglihatan. Tapi tak perlu khawatir, dengan beberapa langkah di bawah ini, kesehatan mata akan lebih terjaga.

Atur Layar Komputer dengan Benar

Posisi menentukan prestasi. Letak display yang tepat akan membuat mata lebih sehat. Menurut American Optometric Association (AOA), seperti dilansir RC Times, posisi monitor yang benara dalah 50-60 sentimeter di depan mata. Ada baiknya memilih layar komputer yang bisa dimiringkan atau diputar. Menggunakan kursi yang bisa diatur ketinggiannya juga dianjurkan karena mata sebaiknya lebih tinggi dari layar dengan sudut kemiringan antara 10 sampai 15 derajat.

Perhatikan Pencahayaan

Selain jarak antara layar dan mata, perhatikan pula pencahayaan di sekitar. Sebisa mungkin layar monitor tidak memantulkan sinar dari sumber cahaya lain. Jadi jangan pilih posisi di mana Sahabat Braito membelakangi lampu atau jendela. Selain itu, pastikan pula pencahayaan dalam ruangan tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap.

Penggunaan Filter Layar

Bila memiliki kekhawatiran dalam menghadapi pendaran cahaya monitor, pertimbangkan untuk memiliki filter layar. Filter ini ditujukan untuk menyaring banyaknya cahaya yang keluar dari layar dan ditangkap mata.

Modifikasi Besaran Huruf pada Layar

Sama seperti membaca buku, melihat font yang terlalu kecil akan sangat mengganggu karena memaksa mata untuk bekerja lebih keras. Bila font lebih besar juga akan membuat kerja jadi tidak nyaman. Aturlah sedemikian rupa sehingga ukuran font bisa dibaca dengan mudah.

Berkediplah!

Sering-seringlah berkedip agar kelenjar air mata bekerja mengeluarkan cairan pelembap untuk mencegah terjadinya mata kering. Bila perlu, pasang tulisan, “Jangan lupa berkedip!” di tepian layar sebagai pengingat.

Namun bila kelupaan berkedip dan mata mulai terasa tidak nyaman, perih, dan kering, saatnya untuk mengeluarkan senjata pamungkas, tetes mata Braito Tears. Braito Tears memiliki formula Hydroxy Propyl Methyl Cellulose 0,3%  yang bekerja sebagai air mata buatan, sehingga dapat melumasi dan memulihkan gangguan mata kering. Teteskan 1-2 tetes Braito Tears, 2-3 kali sehari, pada kedua mata. Sesudahnya mata akan terasa kembali segar dan siap untuk diajak kembali bekerja di depan layar. Namun, apabila sakit mata berlanjut, segera pergi ke dokter mata untuk mendapat pemeriksaan lebih intensif.



Hak Cipta : KapanLagi Network