14 Sep 2017

Penyebab Pandangan Acap Kabur saat Berkendara Malam

Ada alasan mengapa mata jadi kurang fokus saat berkendara di malam hari.

Braito.co.id - Road-tripping itu menyenangkan. Apalagi kalau dilakukan di musim panas. Pergi ke berbagai arah mata angin, tanpa tujuan, hanya dengan harapan supaya mendapatkan petualangan yang menyenangkan.

Tapi ada satu tantangan buat para pecinta road-trip, yaitu ketika matahari tenggelam dan langit kelam. Mata menjadi sulit untuk mendeteksi jalanan, hanya mengandalkan lampu mobil sebagai penerangan. Kesulitan semakin bertambah ketika medan yang dilalui masih terasa asing. Selain itu, pandangan juga acap kabur saat berkendara di malam hari. Butuh konsentrasi dua kali lipat untuk mengatasi hal ini.

Ada alasan mengapa mata jadi kurang fokus saat berkendara di malam hari. Rebecca Taylor, M.D., juru bicara klinis American Academy of Ophthalmology menjelaskan bahwa tidak adanya cahaya matahari di malam hari membuat setiap pengendara harus berhati-hati karena penglihatan bisa jadi kabur dan berawan.

Masalah ini berasal dari pupil mata. Di siang hari ada banyak cahaya yang masuk dan disaring oleh pupil agar tetap kecil fokus sehingga diterima dengan baik oleh retina. Namun ketika keadaan minim cahaya, pupil akan terbuka lebar, mencoba menangkap cahaya sebanyak-banyaknya.

Dr. Taylor menyimpulkan bahwa aktivitas ini membuat pupil menyerap lebih banyak cahaya, namun tidak selurus saat melihat di siang hari. Inilah yang membuat penglihatan jadi kurang maksimal di malam hari. Disebutkan pula bahwa fotoreseptor mata, yang dilakukan oleh sel kerucut, bekerja kurang optimal di malam hari. Begitu pula dengan sel batang, yang punya tugas menangkap warna.

Perubahan pupil ini terjadi secara alami dan tidak bisa dikendalikan oleh manusia. Dr. Taylor menyarankan “memakai kacamata berlensa kuning atau lapisan anti-reflektif bisa mengurangi silau dan meningkatkan penglihatan” saat berkendara di malam hari.

Dr. Taylor juga mengingatkan bahwa kondisi mata yang tidak sempurna bisa memperburuk keadaan. Misal, mata gatal akibat kelilipan debu jalanan, yang tak hanya bikin tangan pingin mengucek, tapi juga membuat pandangan jadi kabur.

Segera tepikan kendaraan dan ambil Braito Original Sekali Pakai andalan pecinta road-trip untuk mengatasi iritasi mata di sepanjang perjalanan. Kemasan sekali pakai 0,5ml membuat tetes mata ini mudah dibawa dan digunakan di mana saja, kapan saja. Selain itu, kemasannya juga higienis, sehingga aman dibagikan siapa saja.

Braito Original Sekali Pakai mengandung formula Tetrahydrozoline Hydrochloride  0,05%. Formula tersebut membantu meredakan gangguan mata akibat kelilipan debu, polusi asap, atau panas matahari di sepanjang perjalanan. Cara penggunaannya juga mudah. Cukup gunakan 1-2 tetes, 2-3 kali sehari pada mata yang teriritasi.

Kalau gangguan mata berlanjut, segera hubungi dokter mata terdekat. Ingat, pakai Braito Original Sekali Pakai untuk solusi iritasi mata ringan. Jangan digosok dengan tangan karena bisa justru dapat menyebabkan iritasi mata yang lebih parah. Nah, agar wawasan kian bertambah, Sahabat Braito bisa memahami bahaya mengucek mata yang teriritasi lewat video ini.



Hak Cipta : KapanLagi Network