09 Mei 2017

Memeriksa Kesehatan Mata Sebelum Puasa Ramadan, Kenapa Tidak?

Tak hanya mental saja yang perlu dipersiapkan, fisik pun juga harus tahan banting selama 30 hari ke depan.

Braito.co.id - Bulan Juni mendatang menjadi bulan yang sangat menyejukkan bagi umat Muslim sedunia. Setelah setahun berlalu, puasa Ramadan kembali hadir. Saatnya untuk kembali mengekang lapar dan nafsu, menyucikan dan mempersiapkan hati untuk menyambut Idul Fitri.

Bagi sebagian besar orang, puasa adalah tantangan. Menahan lapar dan haus selama kurang lebih 13 jam. Tak hanya mental saja yang perlu dipersiapkan, fisik pun juga harus tahan banting selama 30 hari ke depan. Untuk itu, memeriksa kesehatan mata sebelum puasa Ramadan itu penting. Lho, kok malah periksa mata?

Berikut adalah alasan-alasan mengapa harus memeriksa kesehatan mata jelang bulan puasa.

Mata Adalah Jendela Jiwa

Ungkapan mata adalah jendela dunia memang benar. Dengan mata, manusia bisa melihat seperti apakah Planet Bumi ini sebenarnya. Namun tidak ada salahnya juga bila mengatakan mata sebagai jendela jiwa. Seperti jendela yang membuat seseorang bisa melihat dunia luar, organ mata juga bisa mengatakan kepada orang lain tentang kesehatan seseorang.

Dari mata, bisa dideteksi apakah seseorang mengidap diabetes, tekanan darah tinggi, kemungkinan stroke, atau masalah otak dan saraf. Bila Sahabat Braito mengalami gangguan kesehatan mata, seperti penglihatan mulai kabur, bisa jadi ini adalah salah satu pertanda awal dari penyakit diabetes.

Karena orang diabetes harus memiliki pola makan yang sehat, dengan mengetahui gejalanya sejak dini lewat pemeriksaan mata, Sahabat Braito bisa berpuasa dengan cara yang dianjurkan untuk para pengidap diabetes.

Mengetahui Adanya Penyakit Lain

Selain diabetes, mata juga bisa memberitahukan kepada dokter bahwa seseorang memiliki gangguan kesehatan. Misal, bila ada lingkar kebiruan pada bagian terluar iris, berarti pemilik mata tersebut sedang mengalami kondisi kejiwaan yang kurang baik. Dari bagian iris mata ini pula seseorang bisa diketahui mengalami gangguan sistem pencernaan, serta memperlihatkan kualitas otak dan jantung.

Persiapan Mudik

Idul Fitri identik dengan pulang kampung. Para penduduk perkotaan berjubel, memenuji jalanan demi kembali bertemu dengan sanak-saudara di tempat kelahiran mereka. Tahun lalu mungkin Sahabat Braito bisa mengendarai mobil dengan jarak jauh tanpa ada keluhan apa pun. Tapi seiring berjalannya waktu, pandangan mulai kabur. Siapa tahu, ini adalah akibat dari kesibukan pekerjaan yang membuat mata berubah bentuk dan tak lagi bisa bekerja optimal.

Dengan bantuan dokter, Sahabat Braito bisa mengetahui apakah mata benar-benar mengalami perubahan. Kalau iya, dokter kemungkinan akan menyarankan penggunaan kacamata untuk membantu penglihatan. Biar pulang kampung tetap bisa berjalan aman dan lancar dengan bantuan penglihatan. Bayangkan kalau pandangan mata kabur saat mengemudi kendaraan. Bisa celaka jadinya.

Tiga hal di atas menunjukkan bahwa sangat penting memeriksakan kesehatan mata sebelum puasa Ramadan. Bila ada gangguan penglihatan yang serius, biarkan dokter menangani dan memberikan solusi untuk Sahabat Braito. Tapi bila hanya mengalami iritasi mata ringan, pakai saja 1-2 tetes Braito Original pada mata yang teriritasi sebanyak 2-3 kali sehari.

Formula Braito Original akan meredakan iritasi, sekaligus mengembalikan kinerja mata. Braito Original juga paling pas untuk dijadikan teman saat mudik nanti. Sebagai jaga-jaga bila ada debu atau polusi asap kendaraan yang membuat mata jadi kurang awas untuk melihat lalu lintas.

Mumpung sebentar lagi bulan puasa datang, yuk, kunjungi dokter mata kesayangan untuk mendapatkan laporan kesehatan sang “jendela dunia.” Misal ada kelainan, semakin cepat dideteksi, semakin cepat diobati, semakin kecil pula risiko yang harus dihadapi.



Hak Cipta : KapanLagi Network