08 Mei 2017

Kiat Mengobati Sakit Mata Saat Liburan ke Desa Wisata

Banyaknya Desa Wisata di Indonesia, memberikan banyak pilihan untuk liburan dengan nuansa pegunungan dan hawa yang alami dan menyegarkan.

Braito.co.id - Wisata kini tak harus di kota-kota besar. Para masyarakat pedesaan tak mau ketinggalan untuk memajukan desa mereka lewat sektor pariwisata. Sadar bahwa setiap orang kota ingin mendapatkan suasana dan hawa desa yang sejuk dan menentramkan hati, saat ini desa-desa Indonesia berlomba untuk menarik para wisatawan dengan program Desa Wisata.

Dengan semakin banyaknya Desa Wisata di Indonesia, semakin banyak pula pilihan untuk liburan dengan nuansa pegunungan dan hawa yang alami serta menyegarkan. Misalnya saja, Desa Wisata Nglanggeran di Gunung Kidul, Yogyakarta. Desa yang pernah menyabet gelar sebagai Desa Wisata terbaik se-Asia Tenggara ini punya andalan, yaitu memiliki pemandangan gunung api purba dengan hamparan sawah menghijau.

Meski terlihat menyenangkan, Sahabat Braito tetap harus waspada dengan yang namanya penyakit, terutama sakit mata. Kalau batuk-pilek, masih bisa menikmati pemandangan meski napas tersengal-sengal. Tapi kalau gangguan pada bola mata, bagaimana bisa melihat keindahan alam Desa Wisata dengan sempurna?

Lalu bagaimana cara mengatasi sakit mata ketika liburan ke Desa Wisata?

Kompres dengan Handuk Hangat

Cara sederhana pertama untuk mengobati gangguan kesehatan mata saat berwisata adalah dengan menggunakan air hangat. Mungkin mata sakit tersebut akibat kelelahan. Carilah handuk atau kain bersih, kemudian rendam sebentar di dalam air hangat, kemudian tempelkan pada mata selama 15 menit. Dengan cara ini, otot mata yang tegang akan lebih rileks dan tenang sehingga rasa nyeri pun berkurang.

Pakai Larutan Garam

Kalau kebetulan menginap di tempat yang menjadi satu dengan pemilik penginapan, mampirlah sebentar ke dapur sang pemilik. Sambil memperkuat silaturahmi, minta sedikit garam kepada sang pemilik rumah. Gunakan garam tersebut untuk dilarutkan dengan air bersih, kemudian pakai untk membasuh mata. Cara ini dipercaya bisa menjadi pengganti obat sakit mata dalam keadaan darurat.

Kedipkan Mata Bila Kelilipan

Iritasi mata bisa terjadi karena banyak hal, termasuk butiran debu yang masuk ke mata, alias kelilipan. Mungkin karena musim kemarau, jalanan di Desa Wisata kering dan berdebu. Kalau mengalami kelilipan, jangan panik, jangan gosok-gosok mata dengan tangan. Sebaliknya, kedip-kedipkan mata agar kelenjar air mata menghasilkan lebih banyak cairan yang digunakan untuk melindungi organ mata dan membilas kotoran keluar.

Bawa Selalu Obat Tetes Mata

Tak ingin repot dengan metode-metode di atas? Makanya, jangan sampai kelupaan membawa Braito Original Sekali Tetes saat berpetualang di mana pun, termasuk ke Desa Wisata. Kemasan sekali pakainya yang praktis membuat obat iritasi mata ini muda dibawa ke mana saja dan praktis karena bisa digunakan kapan saja.

Bila mata merah, mata perih, atau mata berair akibat iritasi mata mengganggu perjalanan, teteskan saja Braito Original Sekali Tetes pada mata yang teriritasi. Formula yang dimiliki tetes mata ini akan membantu memulihkan penglihatan, sekaligus menyegarkan mata. Dengan kemasan yang praktis, Braito Original Sekali Pakai aman dibagikan ke rekan seperjalanan yang mungkin juga mengalami iritasi mata. Namun, ingat, jika sakit mata berlanjut, jangan tunda untuk memeriksakannya ke dokter mata.

Itulah kiat-kiat mengobari sakit mata saat liburan ke Desa Wisata. Jangan lupa untuk selalu menjaga kelestarian desa yang dikunjungi, buanglah sampah pada tempatnya, dan ajak teman-teman lain untuk menjajal Desa Wisata-Desa Wisata lainnya yang ada di berbagai penjuru Indonesia.



Hak Cipta : KapanLagi Network