07 Mei 2017

Bukan Suka Mengintip, Ini Alasan Bintitan Bisa Terjadi

Siapa yang masih percaya diri keluar rumah, hangout bersama teman-teman dalam keadaan bintitan?

Braito.co.id - Masih ingatkah Sahabat Braito ketika di-bully ramai-ramai oleh teman-teman sekelas karena ada benjolan kecil di kelopak mata? Konon, penyakit yang disebut sebagai bintitan ini terjadi karena anak-anak terlalu nakal, suka mengintip orang mandi. Diberi bintitan biar kapok dan tidak suka mengintip lagi.

Namun sebenarnya bintitan bukanlah akibat dari hobi mengintip. Itu hanyalah mitos saja untuk menakuti anak-anak kecil. Gangguan kesehatan mata yang dalam bahasa medis disebut sebagai hordeolum ini kasusnya mirip tumbuh jerawat atau bisul, cuma sialnya muncul di kelopak mata.

"Tak ubahnya seperti jerawat. Bedanya kalau jerawat terjadi di kulit, sedangkan bintitan berkisar di kelopak mata," jelas dr. Fatma Asyari, spesialis mata dari FKUI-RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Meski tidak berdampak buruk tapi keberadaannya sangat mengganggu. Siapa yang masih percaya diri keluar rumah, hangout bersama teman-teman dalam keadaan bintitan? Duh, lebih baik sedih sendirian di rumah daripada terlihat teman-teman matanya ada benjolan menyebalkan ini. Selain itu, rasa nyeri dan linu yang lumayan mengganggu bikin tidak nyaman beraktivitas.

Sahabat Braito boleh khawatir muncul bintitan ketika tumbuh benjolan merah mirip bisul pada kelopak mata. Pada awalnya dimulai dengan mata merah dan berair. Kemudian diikuti dengan mata perih. Gejala ini juga disertai dengan mata gatal, tapi ketika digosok, ada bagian yang terasa ngilu atau nyeri saat bersentuhan dengan tangan. Lama-lama, kelopak mata pun semakin membengkak.

Supaya dijauhkan dari gangguan super menyebalkan ini, ketahui alasan mengapa bintitan bisa terjadi.

Bakteri Stafilokokus

Seperti yang sudah dibahas tadi, bintitan bukan gara-gara mengitip. Penyebabnya nyata, yaitu bakteri stafilokokus yang menyebabkan infeksi lada bagian dalam kelopak mata, terutama pada saluran kelenjar minyak. Sebenarnya bakteri ini tidak berbahaya dan tidak menyebabkan penyakit ketika ada di bagian luar kulit. Tapi begitu masuk ke dalam, ditambah dengan debu dan kotoran pada tangan, membuat penyakit ini semakin parah.

Penggunaan Kosmetik Sembarangan

Pada dasarnya, kosmetik diciptakan supaya aman untuk kulit. Tapi kalau bahan-bahan kimia yang terkandung di dalamnya sudah melewati masa kedaluarsa, dampaknya bisa buruk, dan salah satu akibatnya adalah bintitan. Selalu perhatikan tanggal kedaluarsa kosmetik yang Sahabat Braito kenakan.

Malas Bersihkan Kosmetik

Memakai perias wajah itu memang menyenangkan. Yang tidak mengasyikkan adalah saat harus menghapusnya dari wajah. Selain itu, tenaga yang sudah terkuras seharian sering membuat Sahabat Braito jadi malah membersihkan wajah. Tersumbatnya pori-pori di kelopak mata oleh make-up bisa membuat kelenjar minyak menumpuk dan mengakibatkan bintitan.

Lensa Kontak yang Tidak Steril

Kalau lensa kontak terjaga kebersihannya, tidak perlu khawatir dengan kesehatan mata. Tapi bila meletakkannya sembarangan, tanpa memedulikan kesterilannya, bisa menjadi penyebab bintitan. Selain itu, jagalah kebersihan tangan sebelum memasang lensa kontak agar tak ada kuman yang masuk ke daerah mata.

Mata Kelilipan

Saat kelilipan, penglihatan terinfeksi oleh polutan atau alergen yang bikin mata gatal dan memancing Sahabat Braito untuk menggosoknya. Selain kotoran yang dibawa debu, kuman di tangan pun akhirnya semakin memperparah keadaan. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab bintitan.

Buat yang mengalami kelilipan, sebaiknya jangan sampai lepas kontrol pada tangan sehingga mengucek mata. Bertahanlah, dan gunakan obat tetes mata untuk melawan kuman dan polutan yang menyebabkan mata perih, mata gatal, dan mata merah, serta bisa menimbulkan bintitan.

Itulah lima penyebab bintitan yang harus diwaspadai. Dengan melakukan langkah pencegahan dari dini, gangguan kesehatan mata yang sangat mengganggu ini bisa diatasi.



Hak Cipta : KapanLagi Network