28 Jun 2017

Tak Hanya Satu, Ini Lokasi Kampung Warna di Indonesia

Beberapa kota besar di Indonesia kini memiliki atraksi wisata urban yang menarik untuk dikunjungi.

Braito.co.id - Hai Sahabat Braito! Masih kuat berpuasa hingga sore nanti?

Bicara soal puasa, banyak orang yang menganggap bahwa bulan ini sebaiknya acara berpetualangnya ditiadakan saja. Perjalanan yang menguras tenaga dan pikiran dikhawatirkan akan mendatangkan godaan, yaitu lapar dan haus, yang bisa bikin puasa jadi batal.

Buat pecinta petualangan, kenapa harus menghentikan aktivitas kesukaanmu hanya gara-gara berpuasa? Hobi tersebut masih tetap bisa dijalankan, kok, asalkan bersifat terbatas. Artinya, tak perlu bepergian dengan jarak yang terlalu jauh. Coba lihat di sekitar kota, banyak sudut-sudut yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk menyalurkan hobi petualanganmu.

Beberapa kota besar di Indonesia kini memiliki atraksi wisata urban yang menarik untuk dikunjungi. Bukan taman, bukan gedung pertunjukan, tetapi kawasan perkampungan yang rumah-rumah penduduknya dicat dengan beragam warna ceria. Wah, jadi seperti masuk ke dimensi lain saja. Pas banget untuk tempat berselfie sambil ngabuburit menunggu waktu berbuka.

Berikut adalah kota-kota di Indonesia yang memiliki atraksi kampung warna.

Kampung Jodipan, Malang

© flickr.com/sauqi nizar

Kampung yang dulunya kumuh disulap oleh penduduk sekitar menjadi berwarna. Tak cuma rumah-rumahnya, tiang pancang penyangga rel kereta api pun dibuat berwarna juga. Benar-benar totalitas! Kini tempat wisata dalam kota ini menjadi jujugan bagi siapa saja, baik warga Malang mau pun mereka yang melintasi kota dingin tersebut.

Kampung Teluk Seribu, Balikpapan

© prokal.co

Balikpapan juga tak mau kalah. Salah satu sudutnya, yaitu di perkampungan Teluk Seribu juga mempercantik diri. Tak hanya tembok-tembok saja yang diwarnai, beberapa ruang juga menjadi kanvas untuk lukisan-lukisan dari para seniman Kalimantan Timur.

Kampung Code, Yogyakarta

© www.architecture.lyceum.id

Di Yogyakarta, Sahabat Braito juga bisa menemukan sebuah perkampungan berwarna, tepatnya di Kampung Code. Menarik untuk melihat kampung yang dulunya kumuh itu kini disulap menjadi karya seni. Sudut pandang terbaik untuk melihat kampung ini adalah dari atas Jembatan Gondolayu.

Kampung Kali Werno, Kabupaten Semarang

© instagram.com/arieprakhman

Sang tetangga, Semarang, juga tak mau kalah dengan Yogyakarta. Ada kampung warna yang menyemarakkan Kampung Kali Werno, Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa.  Mulai dari dinding rumah, pagar rumah, pagar pembatas sungai, semua diwarnai dengan warna-warna ceria.

Kampung Kali Lo Banyuwangi

© banyuwangitourism.com

Di ujung timur Pulau Jawa, tepatnya di Kota Banyuwangi, terdapat pula kampung warna-warni yang menghiasi Kali (Sungai) Lo. Tempat yang dulunya kumuh kini disulap menjadi atraksi wisata andalan Banyuwangi. Tak heran kalau perubahan ini disambut meriah masyarakat Banyuwangi, terutama yang doyan selfie.

Buat yang kotanya memiliki kampung warna-warni, yuk, berpetualang singkat di bulan Ramadan dengan mengunjungi kampung-kampung tersebut di sore hari. Tapi hati-hati, sore hari di musim panas bisa bikin gangguan kesehatan penglihatan gara-gara angin yang menerbangkan debu dan masuk ke dalam kelopak mata.

Supaya ngabuburit di Kampung Warna tak sampai terganggu sakit mata, bawa selalu tetes mata untuk yang memiliki mobilitas tinggi, Braito Original Sekali Pakai. Dengan kemasan sekali pakai 0,5 ml, Braito Original Sekali Pakai praktis dan mudah dibawa ke mana pun. Tetrahydrozoline Hydrochloride yang terkandung di dalamnya akan mengobati iritasi mata ringan akibat debu dan polusi asap selama perjalanan, sekaligus meringankan mata merah, mata perih, atau mata gatal yang menyertainya. Namun bila rasa sakit masih terus berlanjut, segera hubungi dokter agar mendapatkan perawatan yang lebih tepat.



Hak Cipta : KapanLagi Network