05 Jul 2017

Jangan Panik, Lakukan Hal Ini Jika Alami "Random Check" Imigrasi Bandara

Sebelum kena sapa, “This way, please” oleh petugas keamanan bandara, ketahui langkah-langkah praktis menghadapinya.

Braito.co.id - Musim panas sudah tiba! Saatnya untuk mengatur liburan ke berbagai penjuru nusantara. Begitu cuti libur disetujui, langsung packing dan terbang menuju tempat tujuan. Jangan lupa bawa serta Braito Original Sekali Tetes, tetes mata wajib bagi traveler Indonesia. Dengan kemasan sekali pakai 0,5 ml, tetes mata dengan formula Tetrahydrozoline Hydrochloride ini sangat praktis dan mudah dibawa ke mana saja. Siap dipakai setiap saat untuk meredakan iritasi mata ringan akibat debu, polusi udara, atau panas matahari. Jangan lupa bagikan dengan teman ketika ia mengalami gangguan sakit mata.

Tapi mood liburan bisa rusak seketika, bahkan ketika liburan itu baru saja dimulai. Kalau lagi apes, bisa saja Sahabat Braito kena ‘random check’ oleh petugas imigrasi bandara. Namanya juga random check, hanya orang yang lagi sial saja yang bakal menghadapi sinisnya lirikan mata dan kata-kata petugas keamanan bandara. Dari sekian banyak penumpang pesawat di bandara, mereka akan memilih satu orang secara acak untuk diperiksa. Hal ini dilakukan sebagai usaha pengamanan ekstra di bandara, meski kadang bikin bertanya-tanya, “Orang nggak salah kok diperiksa, dicurigai pula.”

Biasanya yang ditarget oleh sekuriti bandara adalah para solo traveler yang terlihat tergopoh-gopoh tanpa rombongan, orang yang baru pertama kali ke luar negeri, bawa barang bawaan terlalu banyak, atau terlihat gugup saat pemeriksaan paspor dan visa oleh petugas imigrasi. Mereka yang punya nama mirip dengan daftar buruan Interpol pun juga harus bersabar hati menghadapi judesnya petugas keamanan bandara.

Sebelum kena sapa, “This way, please” oleh petugas keamanan bandara, ketahui langkah-langkah praktis menghadapinya supaya bisa cepat lolos dari sergapan maut mereka.

Jangan Panik

Tak perlu teriak-teriak histeris seperti memenangkan undian ratusan juta Rupiah. Apalagi kalau dibarengi dengan nangis-nangis bombay. Bukannya kasihan, petugas malah semakin yakin dengan kecurigaan mereka terhadap Sahabat Braito. Tetap tenang dan ikuti instruksi mereka.

Kooperatif

Di dalam sebuah ruangan, petugas bandara akan berbasa-basi dengan menanyakan beberapa hal, seperti nama, tujuan, serta alasan datang ke negara tersebut. Jawab dengan tenang, tak perlu tergesa-gesa. Anggap mereka teman ngobrol ketika ngopi sambil ngemil di warung gorengan.

Jangan Melawan

Puas berbasa-basi, saatnya bagi mereka untuk memeriksa barang-barang bawaan. Serahkan tas dengan tenang, tak perlu memberikan perlawanan atau banyak tanya kepada mereka. Kalau ada barang-barang sederhana yang ditahan karena dianggap berbahaya, biasanya sampo atau lotion, relakan saja. Nanti beli lagi juga bisa.

Siapkan Dokumen Lengkap

Akan lebih baik lagi kalau Sahabat Braito mempersiapkan kontak, bukti booking hotel, tiket pulang, serta daftar kegiatan selama liburan di sana. Kelengkapan tersebut akan semakin meyakinkan mereka untuk cepat-cepat melepaskan Anda.

Tak Perlu Pongah

Begitu dilepaskan, tak perlu merasa pongah dan menyombongkan diri di depan mereka. Tetap bersikap biasa, keluar dari ruangan dan jangan lupa mampir ke toko kebutuhan sehari-hari untuk membeli perlengkapan yang tadi disita oleh petugas bandara.

Selama tidak merasa bersalah, tak perlu panik kena random checking. Bahkan mungkin pemeriksaan tersebut bakal menjadi sebuah petualangan seru tersendiri yang akan menyempurnakan liburan Sahabat Braito.



Hak Cipta : KapanLagi Network