25 Mei 2017

Ingin Lihat Jalur MRT Jakarta? Begini Tahapannya

Bagi yang ingin mengetahui perkembangan jalur MRT kini dipersilakan berkunjung ke area proyek pembangunannya.

Braito.co.id - Warga Jakarta kini sedang dag-dig-dug menanti rampungnya proyek Mass Rapid Transit, atau yang disebut sebagai MRT. Nantinya, Angkutan Cepat Terpadu Jakarta ini diharapkan bisa menyulap Jakarta, dari kota yang penuh frustasi karena kemacetan, menjadi sebuah kota dengan tatanan lalu lintas yang lebih teratur.

MRT sendiri telah dimulai sejak tanggal 10 Oktober 2013 silam. Bertahun-tahun dalam tahap pembangunan, diperkirakan proyek tersebut rampung di tahun 2018. Wah, berarti kurang setahun lagi, masyarakat Jakarta akan bisa menikmati sarana transportasi yang bakal membebaskan Jakarta dari kemacetan, nih.

Sangat layak untuk dinanti mengingat kota tersebut memiliki pergerakan manusia yang sangat padat, yaitu kaum pekerja yang datang berbondong-bondong di pagi hari, dan pulang di sore hari. Perlu angkutan yang tidak hanya bisa mengangkut banyak, tapi juga cepat sampai tujuan. MRT-lah solusinya.

Kebetulan, pihak PT Mass Rapid Transit berbaik hati untuk mengajak para warga mengenal lebih dekat tentang proyek mereka. Bagi yang ingin mengetahui perkembangan jalur MRT kini dipersilakan berkunjung ke area proyek pembangunannya.

Menurut keterangan dari Sekretaris Perusahaan PT. MRT Jakarta, Tubagus Hikmatullah, ajakan kepada masyarakat untuk datang adalah agar mereka bisa menyerap ilmu dari para ahli di proyek MRT. Sahabat Braito yang tertarik nantinya akan dibimbing oleh petugas yang akan menjelaskan secara detil mengenai apa saja yang ada di jalur MRT tersebut.

Pria yang akrab disapa Hikmat tersebut menjelaskan bagaimana prosedur yang harus dilalui masyarakat yang ingin lihat jalur MRT. Kunjungan ke lokasi akan dibuka setiap hari Kamis, pukul 09.00 sampai 12.00. Tapi tidak semua orang bisa datang, karena proyek ini juga harus tetap fokus dalam pengerjaannya. Setiap kelas dibuka, kedatangan dibatasi hingga maksimal 20 orang saja. Selain itu, permohonan kunjungan harus sudah dilakukan minimal 10 hari sebelum kedatangan.

Wah, sangat mulia sekali proyek MRT ini. Sangat terbuka dan ramah bagi siapa saja. Kabarnya, beberapa rombongan mahasiswa sudah pernah terlihat di area proyek. Nah, mumpung masih belum rampung 100%, yuk, sempatkan diri mengintip gebrakan yang bakal menjadi sejarah bagi kota Jakarta ini.

Kalau kunjungan disetujui, jangan lupa membawa serta obat tetes mata karena banyak debu beterbangan di sana yang bisa menyebabkan iritasi mata. Supaya praktis dan efisien, bawa tetes mata yang praktis dan mudah dibawa, Braito Original Sekali Tetes. Dosisnya sekali pakai, 0,5ml, sehingga mudah digunakan.

Begitu gangguan kesehatan mata, seperti mata merah, mata pedih, atau mata bengkak akibat kemasukan debu bangunan, sobek sebungkus dan teteskan di mata yang teriritasi. Obat mata steril tanpa bahan pengawet ini sangat pas untuk dibawa dan digunakan oleh mereka yang memiliki mobilitas tinggi, seperti saat sedang mengunjungi proyek MRT nanti.

Namun, ingat, jika sakit mata berlanjut, segera periksakan ke dokter mata, ya. Jadi, tunggu apalagi, ayo, segera daftarkan diri sebagai peserta kelas proyek MRT. Serap ilmu dan pengetahuan yang ada di sana. Siapa tahu, nanti bermanfaat untuk dipakai membangun MRT-MRT di kota-kota lain.



Hak Cipta : KapanLagi Network