28 Mei 2017

Canggih! NMT Bikin Google Translate Bahasa Indonesia Mirip Manusia

Dengan sebuah teknologi canggih bernama Neural Machine Translation, disingkat NMT untuk membuatnya berbicara dengan tone selayaknya manusia.

Braito.co.id - Biasanya, perasaan jadi sebal sekaligus geli kalau mendengar terjemahan dari Google Translate secara audio, karena terdengar seperti robot. Namun dengan semakin berkembangnya teknologi, kemampuan menerjemahkan aplikasi Translate secara lisan semakin menyerupai manusia. Yang lebih menghebohkan lagi, penyempurnaan fitur tersebut juga tersedia untuk Bahasa Indonesia.

Google tampaknya tak memandang Indonesia sebelah mata. Mereka memberikan layanan penerjemah bahasa dengan sebuah teknologi canggih bernama Neural Machine Translation, disingkat NMT untuk membuatnya berbicara dengan tone selayaknya manusia.

Macduff Hudges, seorang Direktur Teknik Google Translate mengemukakan alasannya bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengguna Google Translate paling aktif di dunia. Karena itulah Google memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk bisa mencicipi teknologi NMT ini untuk Bahasa Indonesia.

Buat yang masih awam dengan istilah NMT, ini adalah sebuah terobosan teknologi terbaru yang akan membuat suara Google Translate tak membosankan lagi. Kalau dulu memakai teknologi Phrase-Based Machine Translate dan terdengar seperti robot rusak, kini terjemahan secara audio akan mendekati suara manusia.

Pada dasarnya, teknologi NMT ini melihat kalimat secara keseluruhan sehingga terjemahannya lebih komplit dan terasa seperti hasil manusia. Teknologi sebelumnya mengaplikasikan metode kata per kata sehingga terlalu sering meleset dari tata bahasa yang tepat.

Misalnya, dengan teknologi lama, saat meminta untuk menerjemahkan kalimat, “Kita akan bertemu di mana?” akan menghasilkan bahasa Inggris yang kira-kira berbunyi, “We’ll see where.” Kan lucu jadinya. Kalau dipakai sebagai bahan contekan ulangan Bahasa Inggris sudah pasti dapat nilai nol, bonus disetrap di depan kelas.

Ya, maklum saja, teknologi sebelumnya tidaklah secanggih NMT. Namun setidaknya memiliki peran yang sangat penting hingga tercipta teknologi baru yang lebih sempurna ini. Kalau sudah update Google Translate terbaru, coba terjemahkan kalimat-kalimat dari Bahasa Indonesia ke Inggris, pasti hasilnya akurat dan memuaskan.

Tapi jangan terlalu asyik bermain smartphone. Apalagi melihat layar sambil mengucapkan kata-kata yang ingin diterjemahkan ke bahasa lain dalam jarak yang sangat dekat. Lama-lama penglihatan bisa terasa pedih karena radiasi layar menimbulkan gangguan mata kering yang diserta mata perih, mata gatal, atau mata berair.

Kalau sudah terlanjur terjadi, segera redakan gangguan kesehatan mata tersebut dengan Braito Tears. Obat sakit mata ini bekerja cepat menyejukkan dan menyegarkan kembali organ mata yang kehilangan kelembapannya. Gunakan 1-2 tetes Braito Tears, 2-3 kali sehari, pada kedua mata dan rasakan kesegaran mata yang sempat hilang akibat terlalu dekat melihat layar gawai. Kemudian, jika gangguan mata lelah masih berlanjut, periksakan segera ke dokter mata.

Selain digunakan untuk menerjemahkan Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris (dan sebaliknya), NMT pada Google Translate ini juga dipakai untuk 40 bahasa asing lainnya, mulai dari bahasa Rusia, Jerman, Jepang, Spanyol, Prancis, hingga Mandarin. Tentunya untuk menerjemahkan ke Bahasa Inggris saja, Sahabat Braito.

Jadi, jangan takut lagi traveling ke luar negeri. Kalau kebingungan bicara dengan orang asing, pakai Google Translate dengan NMT untuk membantu menerjemahkan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka.



Hak Cipta : KapanLagi Network