20 Des 2017

Anti-Mainstream, Begini Serunya Menginap di Skylodge Purwakarta

Beberapa tamu telah menikmati pengalaman tidur yang tak terlupakan dan semuanya berjalan lancar, tanpa ada gangguan.

Braito.co.id - Ingin liburan akhir tahun yang anti-mainstream? Mungkin Sahabat Braito perlu menjajal Skylodge Padjajaran Anyar. Sebuah hotel dengan kamar menggantung di atas tebing Gunung Parang, Purwakarta. Sudah pasti pengalamannya beda karena pengunjung harus tidur dengan ranjang yang berada 500 meter di atas permukaan tanah.

Konsep penginapan yang memancing adrenalin ini terinspirasi hotel gantung di Peru. Dibuka Oktober lalu, hotel ini sudah membuktikan aman untuk ditempati. Beberapa tamu telah menikmati pengalaman tidur yang tak terlupakan dan semuanya berjalan lancar, tanpa ada gangguan.

Skylodge Tertinggi di Dunia

Indonesia boleh berbangga karena punya skylodge tertinggi di dunia. Dengan ketinggian 500 meter di atas permukaan tanah, hotel gantung ini mengalahkan yang ada di Peru, dengan ketinggian ‘hanya’ 122 meter di atas permukaan tanah.

Fasilitasnya Lengkap

Biarpun tergantung di dinding tebing Gunung Parang, tapi hotel gantung sudah dilengkapi dengan beragam fasilitas. Ada listrik dan beragam peralatan elektronik, seperti televisi, pendingin ruangan, microwave, pemanas air listrik, serta lampu. Tersedia pula meja dan perlengkapan makan, handy talkie, air minum. Untuk buang air besar dan kecil, tersedia toilet portable.

Tersedia pula kasur, bantal dan selimut yang lengkap. Entah bagaimana cara hotel ini membersihkan dan mengganti seprai, bantal, serta selimut yang kotor.

Dicapai dengan Penuh Tantangan

Jangan bayangkan naik lift untuk mencapai setiap ruangan di skylodge. Untuk sampai ke kamar, Sahabat Braito harus memanjat tebing dengan merayap di tangga besi (via ferrata). Belum usai, tantangan berlanjut dengan menyeberang pakai teknik tylorean untuk mencapai pintu kamar hotel gantung.

Dikelilingi Dinding Tembus Pandang

Secara dimensi, kamar di skylodge memiliki ukuran panjang 6 meter dan lebar 2,5 meter. Sementara tingginya adalah 2,4 meter. Terbatas, tapi cukup luas untuk ukuran orang Indonesia. Menariknya, dinding-dinding dan lantai hotel terbuat dari polycarbonate tembus pandang. Jadi bersiaplah untuk jantung yang selalu berdegup kencang ketika berada di kamar ini.

Sudah siap menghabiskan liburan dengan cara yang ekstrim di Skylodge Purwakarta? Sambil berpetualang, bawa selalu Braito Original Sekali Pakai. Tetes mata untuk mengatasi iritasi mata ringan dan mata berair akibat udara dingin, debu, atau angin kencang saat berpetualang di Gunung Parang.

Bila gangguan sakit mata menghampiri, berhenti sejenak mendaki. Kemudian, buka kemasan Braito Original Sekali Pakai, gunakan 1-2 tetes pada bagian mata yang mengalami iritasi ringan, sebanyak 2-3 kali sehari. Formula Tetrahydrozoline Hydrochloride 0,05% bekerja efektif redakan mata merah akibat iritasi mata ringan, sekaligus menyegarkan pandangan. Selain itu, kemasannya yang praktis, membuat Braito Original Sekali Pakai mudah dan aman dibagikan ke rekan perjalanan yang mengalami iritasi mata serupa. Namun kalau sakit mata tak kunjung sembuh, segera periksakan ke dokter mata terdekat.



Hak Cipta : KapanLagi Network