20 Nov 2017

5 Hal yang Bisa Sahabat Braito Lakukan di Pulau Rote

Sama seperti pulau-pulau lainnya di NTT, Pulau Rote punya banyak hal untuk ditemukan dan dijelajahi.

Braito.co.id - Indonesia Timur adalah zamrud khatulistiwa yang sesungguhnya. Di saat pulau-pulau barat dan tengah Indonesia sudah mulai maju, kini para traveler memandang bagian timur Nusantara sebagai tempat melepaskan pikiran dari segala beban. Dengan suasana alam yang masih alami, jauh dari keramaian, Indonesia Timur memang menjadi idaman buat traveler yang ingin menikmati dunia yang indah, damai dan tenteram.

Salah satu destinasi di ujung Tenggara Indonesia adalah Pulau Rote. Salah satu pulau yang berada dalam wilayah Nusa Tenggara Timur. Sama seperti pulau-pulau lainnya di NTT, Pulau Rote punya banyak hal untuk ditemukan dan dijelajahi. Mulai dari puncak gunung tertinggi sampai alam bawah lautnya yang luar biasa.

Pergilah ke sana untuk menemukan kedamaian, menjauhkan diri dari dunia yang sibuk. Berikut adalah lima hal yang bisa Sahabat Braito lakukan di Pulau Rote.

Daki Mando’o untuk Melihat Rote dari Ketinggian

Masih punya tenaga ekstra untuk berpetualang di Pulau Rote? Tak ada salahnya mencoba mendaki 488 anak tangga menuju puncak Bukit Mando’o. Sudah pasti kaki capek dan pegal. Tapi begitu sampai di puncaknya, bersiaplah untuk berdecak kagum melihat bagaimana lautan biru bersatu bersama hutan bakau yang hijau.

Berselancar di Nembrala dan Bo’a

Tak hanya Mentawai atau Nias, Nusa Tenggara Timur pun juga punya pantai dengan ombak menggulung, yang sangat dicintai oleh para pecinta surfing. Buat Sahabat Braito yang doyan menaklukkan laut, cobalah untuk berselantai di Pantai Nembrala atau Pantai Bo’a. Khusus untuk Pantai Bo’a, sudah banyak orang yang menganggap bahwa pantai ini punya ombak seperti Hawaii.

Batu Karang Cinta di Pantai Oesosole

Suasana damai, dengan laut biru yang jernih, mengundang siapa pun untuk pergi ke Pantai Oesosole. Menariknya, ada batu karang yang berbentuk seperti hati di antara pasir putih dan laut jernih, seakan menyambut siapa pun yang datang ke sana dengan cinta.

Ombak yang tenang juga membuat Pantai Oesosole menggoda untuk diselami. Supaya  petualangan tak berhenti sampai di pantai ini gara-gara mata perih kemasukan air laut, bawa selalu Braito Original Sekali Pakai selama perjalanan di Rote. Obat tetes mata dengan formula Tetrahydrozoline Hydrochloride 0,05% ini bekerja efektif redakan iritasi ringan, salah satunya karena kemasukan air laut.

Begitu terasa gangguan, seperti mata merah, mata perih, dan mata berair setelah berenang atau menyelam, ambil dan buka satu wadah kecil Braito Original Sekali Tetes. Gunakan 1-2 tetes, 2-3 kali sehari pada mata yang teriritasi agar penglihatan kembali nyaman.  Braito Original Sekali Pakai praktis untuk dibawa bepergian. Dengan kemasan satuannya, produk ini dapat dibagikan dengan partner traveling Sahabat Braito. Tapi bila sakit berlanjut, hubungi dokter mata terdekat untuk diketahui gangguannya.

Memasuki Gerbang Raksasa di Pantai Oeseli

Tak hanya memiliki pantai dengan pasir putih yang indah, Pantai Oeseli dikelilingi oleh bebatuan cadas. Salah satu spot menarik adalah batu besar yang membentuk seperti gerbang. Sahabat Braito bisa mengabadikan tempat tersebut untuk dibagikan ke media sosial.

Merasakan Keheningan Danau Laut Mati

Danau Laut Mati adalah tempat yang tepat untuk meditasi, atau sekadar duduk santai dan berlama-lama menikmati pemandangannya yang begitu indah dan tenang. Bahkan jarang ada gelombang yang mengguncang permukaan airnya. Keunikan dari tempat ini adalah pasirnya yang berasal dari serpihan kulit kerang.

Itulah lima aktivitas yang harus dilakukan saat berada di Pulau Rote. Sebenarnya masih ada banyak tempat-tempat wisata yang layak dijelajahi. Untuk itu, luangkan waktu lebih lama ketika mendinginkan pikiran di Pulau Rote, karena Sahabat Braito tidak tahu petualangan apa yang bakal tersaji saat menikmati keindahan Indonesia Timur ini.



Hak Cipta : KapanLagi Network