26 Jun 2017

5 Fakta Unik Seputar Google Lens

Dalam event tahunannya, yaitu Google I/O, perusahaan yang berbasis di Mountain View, California ini memperkenalkan fitur baru, Google Lens.

Braito.co.id - Perkembangan teknologi zaman sekarang begitu pesat. Saking cepatnya, setiap hari selalu ada saja yang baru. Google adalah salah satu pelopor dalam dunia teknologi. Raksasa yang mengawali langkah mereka dari sistem pencarian kini telah menguasai berbagai bidang teknologi. Termasuk salah satunya adalah teknologi informasi.

Dalam event tahunannya, yaitu Google I/O, perusahaan yang berbasis di Mountain View, California ini memperkenalkan fitur baru, Google Lens. Kalau dilihat dari nama sepertinya tak jauh dari lensa, yang berarti Google mengembangkan teknologi untuk sensor kamera smartphone supaya menjadi lebih pintar. Apa sih Google Lens itu?

Tak Hanya Melihat, Tapi Memahami

Kalau biasanya kamera smartphone hanya bisa menjalankan apa yang diinginkan penggunanya, dengan Google Lens, lensa bisa memahami apa yang dilihatnya, sekaligus memberikan alternatif pengguna dalam mengambil tindakan.

Bisa Mengidentifikasi Sedetil Mungkin

CEO Google, Sundar Pichai memanfaatkan waktu dengan memberikan contoh kepintaran Google Lens. Ketika smartphone dengan Google Lens menangkap suatu objek, teknologi itu kemudian memberitahu berbagai informasi mengenai benda tersebut, termasuk nama dan lain-lainnya. Saat kamera mengarah ke sebuah restoran, misalnya, maka di layar smartphone selain muncul gambar restoran, tersedia informasi lain mulai dengan nama, alamat, dan lain-lainnya.

Bisa Menyambungkan Smartphone dengan Jaringan Wi-Fi

Dalam contoh lain, Sundar Pichai memamerkan kepintaran Google Lens dalam menyambungkan sebuah gawai ke jaringan Wi-Fi. Caranya adalah dengan memotret foto stiker pada router internet. Tanpa memakan waktu lama, Google Lens kemudian mengidentifikasi nama dan password router tersebut, kemudian muncul opsi untuk menyambungkan dengan jaringannya. Wah!

Terintegrasi dengan Dunia Google

Google Lens juga memiliki integrasi dengan Google Assistant. Nantinya aplikasi Assistant akan muncul dengan sebuah tombol anyar yang bisa digunakan user untuk langsung mengakses Google Lens. Tak hanya itu saja, pengguna juga bisa memasukkan foto ke Google Assistant untuk kemudian memproses dan menemukan data-datanya.

Dalam peragaan lain, Google Lens dipakai untuk memotret sebuah papan informasi pertunjukan. Data pun diproses dan disaring untuk menemukan jam dan waktu pertunjukan tersebut. Pengguna yang berminat menontonnya bisa meminta Google untuk memasukkan jadwal tersebut ke dalam kalender kegiatannya.

Bisa Menerjemahkan Bahasa Asing

Ini yang paling ditunggu para traveler yang bepergian ke negara beda aksara. Google Lens bisa mendeteksi tulisan asing kemudian menerjemahkannya untuk pengguna. Pas banget kalau dibawa pergi berpetualang ke Jepang atau Tiongkok.

Belum diketahui kapan Google Lens ini akan disebarkan kepada pengguna Android. Tapi bisa dipastikan bahwa Sahabat Braito bakal keranjingan dengan fitur yang satu ini sampai lupa berkedip.

Akibatnya mata bisa mengalami kelelahan akibat terlalu lama menatap layar. Istirahatkan sejenak. Kemudian, teteskan Braito Tears pada kedua mata, 1-2 tetes sebanyak 2-3 kali sehari. Obat tetes mata dapat berfungsi sebagai air mata buatan, sehingga dapat membantu mengembalikan kelembapan mata. Namun, jika keluhan mata tersebut masih menerpa, jangan segan untuk segera memeriksakan ke dokter mata.



Hak Cipta : KapanLagi Network