30 Okt 2017

5 Fakta Cai Tao & Hu Chun, Dua Panda Raksasa Asal China di Indonesia

Berikut adalah lima fakta menarik tentang Cai Tao dan Hu Chun, dua panda raksasa dari Negeri Tirai Bambu.

Braito.co.id - Akhir September lalu Nusantara menjadi semarak dengan kedatangan Giant Panda, atau Panda Raksasa di Indonesia. Dua ekor panda lucu bernama Cai Tao dan Hu Chun melancong ke negeri ini agar pecinta hewan di tanah air bisa melihat secara langsung makhluk berbulu dengan warna hitam dan putih ini.

Panda memang menggemaskan dan selalu menarik perhatian. Tingkah lakunya ada saja, mulai dari yang masih bayi hingga dewasa, membuat siapa pun ingin bermain bersama mereka. Tapi panda adalah panda. Selucu apa pun, panda adalah hewan buas. Jadi perlu jaga jarak dan kewaspadaan tinggi ketika berada di dekat mereka.

Bicara tentang panda, berikut adalah lima fakta menarik tentang Cai Tao dan Hu Chun, dua panda raksasa dari Negeri Tirai Bambu, China, yang saat ini sedang menjadi tamu di Indonesia.

Suka Bambu

Panda digambarkan sebagai hewan yang suka mengunyah batang bambu. Tapi untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya, panda diberi menu tambahan, yaitu buah, sayuran dan daging. Dalam sehari, hewan putih-hitam ini bisa menghabiskan 17 kilogram batang bambu atau 10-14 kilogram daun bambu, atau 40 kilogram rebung. Biarpun makannya banyak, tapi hanya 17 persen bambu saja yang dikonsumsi oleh hewan ini.

Tips Bedakan Cai Tao dan Hu Chun

Cai Tao adalah panda jantan, sementara Hu Chun betina. Untuk membedakan keduanya, panda jantan memiliki ciri fisik mulut kecil, tubuh lebih bulat, serta panjang normal. Sementara Hu Chun, yang berkelamin betina punya mulut lebih besar dan panjang dengan telinga mekar dan wajah yang tidak terlalu bulat.

Cuma Bisa Hidup Maksimal 30 Tahun

Pada dalam penangkaran memiliki kemampuan hidup maksimal hingga 30 tahun. Rekor usia panda adalah 37 tahun 3 bulan. Tapi ketika berada di alam liar, panda cuma bisa bertahan hingga 19 tahun saja. Kasihan, ya. Makanya Pemerintah Tiongkok benar-benar fokus dalam mengembalikan populasi hewan yang menjadi ikon bagi negara mereka ini.

Suka Ngadem

Suhu dingin sangat disukai panda raksasa. Habitat mereka adalah hutan-hutan bambu yang berada di ketinggian 2.000 sampai 3.000 meter di atas permukaan laut.

Punya Waktu Tersendiri untuk Berkembang Biak

Panda memiliki waktu yang tetap untuk perkawinan dan persalinan. Masa kawin panda antara Februari hingga Mei. Umur kehamilan panda diperkirakan antara 85 sampai 185 hari. Selama hamil, panda justru tidak doyan makan. Uniknya mereka punya sikap manja terhadap pasangan dan senang bermain air. Kemudian panda betina akan melahirkan anak panda antara bulan Juli hingga Oktober.

Saat ini Cai Tao dan Hu Chung berada di Taman Safari Cisarua, Bogor. Buat Sahabat Braito yang sejak dulu ingin ketemu langsung dengan panda, mulai agendakan untuk datang ke salah satu wisata kebun binatang terbesar di Indonesia tersebut.

Liburan ke Cisarua, jangan sampai terganggu oleh sakit mata. Pastikan selalu membawa Braito Original dalam kotak P3K. Obat tetes mata dengan Tetrahydrozoline Hydrochloride 0,05% ini efektif meredakan iritasi mata ringan akibat debu, polusi udara, asap, atau  panas matahari yang selalu menemani di sepanjang liburan. Cukup 1-2 tetes, 2-3 kali sehari pada mata yang teriritasi. Braito Original akan memastikan penglihatan tetap prima saat Sahabat Braito bertemu Cai Tao dan Hu Chung. Akan tetapi bila gangguan sakit mata berlanjut, segera periksakan ke dokter mata terdekat.



Hak Cipta : KapanLagi Network