Ini Alasan Membaca Sambil Tidur Buruk Bagi Kesehatan Mata

By On Rabu, Mei 2nd, 2018 Categories : Kesehatan Mata

Braito.co.id – Hobi membaca sangat bermanfaat karena dengan buku, Sahabat Braito bisa menggenggam dunia. Berbagai pengetahuan bisa didapatkan, mulai yang sederhana sampai yang luar biasa. Semua ada dan bisa diambil ilmunya dari buku.

Akan tetapi beberapa orang merasa bahwa membaca buku lebih asyik kalau dilakukan sambil tiduran. Tubuh merebah di kasur, tangan menyangga buku tepat di atas. Kebanyakan alasannya adalah karena gaya membaca ini anti-lelah. Padahal cara ini justru membahayakan organ mata yang digunakan untuk membaca.

Ahli kesehatan mata, dr. Pardawan, Sp. M., dari Klinik Spesialis “Rafisa Dahlia” Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengatakan bahwa jarak ideal antara mata dan buku adalah 30cm sampai 33cm. Namun kalau dengan posisi rebahan, jarak ini susah untuk dipertahankan.

“Kalau sambil tiduran atau rebahan, sulit untuk mempertahankan jarak ideal dalam membaca. Biasanya tanpa kita sadari, jarak antara mata dengan buku bacaan semakin mendekat,” jelasnya.

Karena jarak antara mata dan buku semakin dekat, tanpa disadari indera penglihatan dipaksa tubuh untuk bekerja lebih keras demi melihat tulisan di buku dengan jelas. Ditambah dengan kemauan untuk berkonsentrasi dan memahami isi bacaan, tubuh pun bekerja keras dua kali lipat. Tak heran kalau muncul rasa tidak nyaman karena mata terasa lelah.

“Yang paling baik serta dianjurkan adalah membaca dengan posisi duduk,” saran Pardawan.

Selain itu ada mitos bahwa membaca sambil tiduran bisa bikin orang memakai kacamata gara-gara minus. Pendapat ini salah, Sahabat Braito. Membaca sambil tiduran tidak bikin mata minus. Hanya saja, penglihatan jadi terasa lelah, berat, dan kadang diikuti rasa nyeri dan sakit kepala.

Hal ini dijelaskan oleh dr. Gitalisa Andayani, Sp.M(K)., dari Jakarta Eye Center.

“Membaca buku sambil tiduran tidak menyebabkan mata menjadi minus, tetapi membuat mata menjadi kelelahan karena posisi tidak ergonomis, maka jarak membaca tidak ideal,” jelas dr. Gitalisa.

Bila mata terasa lelah saat membaca buku, bantu untuk kembali mendapatkan kesegarannya dengan Braito Tears. Cukup 1-2 tetes, Braito Tears dengan formula Hydroxy Propyl Methyl Cellulose 0,3%  akan membantuk melembapkan dan menyejukkan mata lelah karena membaca sambil tiduran. Gunakan 2-3 kali sehari, tetapi jika sakit mata berlanjut segera pergi ke dokter mata untuk mendapatkan pemeriksaan lebih baik.

Oleh karena itu, daripada memaksakan diri untuk membaca sambil tiduran dan bikin mata lelah, mengapa tidak mencari solusi lain?

Membaca bisa tetap di atas ranjang, hanya saja dalam posisi duduk dengan punggung bersandar pada tumpukan bantal. Pastikan pula kepala juga stabil dan disangga oleh bantal. Jaga jarak antara buku dan mata, sesuai dengan yang dianjurkan oleh ahli mata dengan posisi buku sejajar dengan dada. Selain itu jaga agar pencahayaan saat membaca mencukupi. Dengan cara ini, membaca tak hanya seru, tetapi juga tak mengganggu kesehatan mata.

Ini Alasan Membaca Sambil Tidur Buruk Bagi Kesehatan Mata | Admin | 4.5